Showing posts with label Wise Word. Show all posts
Showing posts with label Wise Word. Show all posts

Monday, April 19, 2010

Be Your Self ^^

"stop trying so hard to be something you're not"
- How To Train Your Dragon -

Just be your self,
coz God loves you the way you are ^^


Sunday, April 11, 2010

Just Like Jesus

Allah mengasihimu apa adanya..
Tapi Allah tidak akan membiarkanmu apa adanya,
karena IA ingin kamu menjadi semakin serupa denganNYA!

-Max Lucado-



Saturday, April 10, 2010

Man of Value

"Try not to become a man of success,
but rather try to become a man of value."


- Albert Einstein
-


Tuesday, April 6, 2010

Selalu Ada Hal yang Dapat Dipelajari

02 April 2010 (The Good Friday atau biasa kita sebut Jumat Agung) adalah hari yang mengajarkanku mengenai banyak hal..Mengawali hari dengan bangun pagi dan bersyukur pada Allah, atas kasihNya yang begitu sempurna bagi kehidupanku.. Melakukan aktifitas seperti biasanya yaitu bekerja.. Setelah bekerja, aku menghadiri perayaan Jumat Agung di daerah Slipi.. Dan hal ini barulah dimulai..


Pulang dari perayaan Jumat Agung, aku mengendarai mobil ku. Terdapat 5 teman dalam mobil yang menemani ku. Kami berencana, sesampainya kami di daerah tinggal kami, kami akan pergi makan. Berbincang-bincang, bercanda ria di dalam mobil. Namun, seketika tawa riang itu terhenti. Mobil yang berasa di depan mobil ku berhenti mendadak (rem mendadak). Memaksa ku untuk menginjak rem juga. Bersyukur jarak antara mobil ku dan mobil depan tidak begitu dekat, sehingga tidak terjadi tabrakan. Namun, selang beberapa detik saja terdengar bunyi “Brak!!” yang mengenai badan mobil ku. Ternyata ada motor yang menabrak bagian belakang mobil ku. Dua orang wanita terjatuh dan yang mengendarai motor pingsan. Hal ini mengharuskanku untuk membawa mereka ke rumah sakit terdekat. Aku pribadi tidak merasa bersalah atas kejadian ini, karena rem mendadak yang ku lakukan tidak dengan sekali menginjak pedal rem, aku masih perlahan-lahan melakukannya, disamping itu jarak antara mobil ku dan mobil depan tidak terlalu dekat oleh karena itu aku tidak menabrak mobil depan tersebut. Orang2 sekitar yang melihat kejadian tersebut dengan jelas mengatakan bahwa aku tidak bersalah. Sedikit kelegaan.


Sesampainya di rumah sakit terdekat, wanita yang mengendari motor tersebut masuk ruang UGD. Wanita yang jadi penumpang hanya luka ringan saja dan belakangan diketahui bahwa ia adalah kakak dari pengendara motor tersebut. Aku bersama teman-teman pun menunggu kedatangan keluarga mereka. Meski saat itu hati kecil ku berbicara dengan sangat jelas untuk segera meninggalkan rumah sakit tersebut setelah aku melihat dengan jelas bahwa wanita tersebut telah sadar. Tapi aku tidak mengindahkan suara itu, aku menunggu hingga 2 pria datang menjenguk mereka. Ketidaktaatan ku mendatang kan malapetaka bagiku.

Ada harga yang sangat mahal untuk membayar sebuah ketidaktaatan.

Singkat cerita, mereka memaksaku untuk ‘bertanggung jawab’. Awalnya, hanya dengan membiayai biaya rumah sakit 50-50 saja. Namun makin lama aku menanti disana, aku semakin ditekan dan makin berat beban yang diberikan mereka. Ham,pir terjadi pertengkaran yang dipicu dari emosi pihak mereka. Yang jelas, pada akhirnya aku harus membayar hampir 100% biaya rumah sakit. Kesal, marah, dan segala macam perasaan berkecamuk dalam benak dan hati ku. Pikiran “sudah bagus ditolong” pun mulai mengintip dalam benak ku. Karena hari sudah larut (pukul 11 malam), aku pun mengiyakannya dan aku bersama teman2 ku beranjak pulang.


Setiba di tempat parkir, betapa terkejutnya aku. Mobil ku di baret dengan kunci (kurasa). Bukan satu bagian tapi 4 bagian. Marah rasanya! Ingin aku kembali ke dalam dan mengusut tuntas semuanya. Jika saja aku masuk dan mengusut lagi, masalah ini tidak akan pernah selesai, itu pikir ku. Ku urungkan niat ku dan beranjak pulang. Sungguh tidak tenang hati dan pikiran ini. Benar2 membuat ku ingin menangis dan teriak sekencang-kencangnya!! Huuuffftttt!!


Diperjalanan pulang, seorang temanku mengungkapkan dengan bercanda, “Salahnya kenal Tuhan sih”. Ucapan ini tertanam dalam benak ku. Setinba di rumah, aku masuk ke kamar dan kurebahkan diri ku di kasur. Tiada air mata yang keluar, hanya kesesakan yang tersisa. Diikuti pikiran, “Apa yang harus ku katakan pada papa ku?”. Dimulai dari awal kejadian hingga di parkiran, berkecamuk menjadi satu. Kesesakan ini semakin menjadi dan kupaksakan diriku untuk berdoa (berbincang pada Bapa). Ku tumpahkan semua rasa itu di kakiNya. Tak kuasa pikiran dan hati ini, kenapa ada orang seperti itu, kenapa aku yang mengalami, dan kenapa ‘aku mengenal Tuhan’. Banyak yang ‘berterbangan’ dalam pikiran ku. Hingga beberapa saat kemudian, sebuah lagu terdengar dan membuat ku diam terpaku. The GOD I Know, by City Harvest Church (Lagu belum bisa di post. tak bisa menggunakan imeem @.@)


Kini kata demi kata dalam lagu ini yang memenuhi pikiran dan hati yang tidak tenang ini. Pertanyaan baru mulai muncul, “Apa maksudnya dari semua ini?”. Hingga akhirnya, Bapa memberi pencerahan.

Nak, kamu bertanya bukan, mengenai kenapa? Kenapa kamu mengenalku? Kenapa kamu yang mengalami? Inilah jawabannya. Bapa yang kamu kenal adalah Bapa kebenaran, Kudus, Setia, dan lainnya. Itulah Aku, Bapa yang kamu kenal! Karena kebenaran, kekudusan dan kesetiaan Ku, Aku mengijinkan semuanya terjadi. Ingin kunyatakan diriKu dalam hidupmu. Bukan sebagai Bapa yang Luar Biasa menurut orang lain, tapi sebagai Bapa yang Luar Biasa yang KAMU KENAL!

Sedikit kurang mengerti dengan jalan pikiran Bapa ku. Namun, kurasakan kedamaian itu mulai menyelinap dalam hati dan pikiran ini. Yah, Bapa yang kukenal tidak akan memanjakan anakNya. Bapa yang ku kenal ingin menyatakan diriNya lewat setiap kejadian dalam hidup anakNya. Dan Bapa yang ku kenal tidak akan pernah sekalipun membiarkan aku merasakan serta mengalami ‘kesepian’dalam ‘lembah kelam’ ini.


Kini ku mengerti semua ini. Dan ketenangan ku rasakan, sangat damai. Aku pun mulai berdoa. Bersyukur atas kejadian yang menimpa ku, dan aku juga berdoa agar berkat Bapa tercurah bagi mereka, berharap yang terbaik bagi mereka. Bersyukur atas apa? (Mungkin) banyak orang bingung. Yah.. Aku bersyukur, bukan aku yang mengendari motor tersebut. Aku bersyukur, wanita yang kecelakaan itu tidak sampai mengalami luka parah. Aku bersyukur, bukan aku yang bertindak tidak adil. Banyak hal yang bisa ku syukuri. Terlebih dari semua ini, aku bersyukur! Sangat bersyukur, memiliki keluarga yang menemani ku dengan setia. (Thx DAD, i have U!! Thx DAD, i have Yemima n Muchtar!! Thx DAD, i have my family, Dynamic Youth Community!! Thx alot DADDY!!)


Berdoa, berdoa dan berdoa. Saat itu tiba2 muncul suara, “Sms mereka”. Aku terkejut! Dan berkata “Untuk apa lagi? Bagus tidak ku usut tuntas”. “Ucapkan terima kasih dan lepaskan pengampuanan”. Aku berontak saat itu, “DAD! Sudah seperti ini, masih mau aku sms mereka? Arrggghhhh!! NO!! It’s a BIG NO!!”. Dengan lembut, “Ampunilah mereka”. Hati ku masih keras diikuti dengan kertakan gigi bukti pemberontakan ku. Saat itu, benak ku ‘berlari’.

Ada Seorang yang kulukai, kuludahi, kuabaikan dan kuhina. Namun setelah semua yang kulakukan, perlahan IA mendekat dan memelukku serta berbisik, “I still loves u, girl! (Aku tetap mengasihimu, Nak!)”

Aku tersungkur di hadapanNya dan menangis! Betapa rendahnya aku, yang sudah diampuni namun tidak mau mengampuni. Aku memohon ampun dan setelah itu ku raih handphone ku dan ku ketik :

“Mas, terima kasih atas hari ini banyak pengalaman berharga. Dan saya juga ucapkan banyak terima kasih atas baretan di mobil. Sampaikan salam saya pada mba ***** (si pengendara motor, red) semoga cepat sembuh dan tidak terjadi sesuatu yang cukup serius. Tuhan memberkati :)”

Tinggal ku kirim, tapi jujur saja masih berat ku lakukan. Setelah pergumulan yang panjang, aku pun memutuskan untuk mengirimnya. Kelegaan itu turun menghujani hati ku yang kering. Hhhhh.. Lega.. Sangat legaaaa!! Aku pun tersenyum. Penyesalan pasti ada, namun aku diingatkan. Penyesalan yang ku rasakan hanya akan menambahkan luka ku tambah dalam dan lebih dalam lagi. Namun, melepaskan pengampunan, akan memberikan obat pada luka tersebut. ^^


Yah, bagian ini selesai. Namun belum bagian lainnya. Hooooo. Bagaimana dengan papa-mama ku saat mengetahui hal ini? Wow!! Aku bingung dan ku putuskan menyudahi pikiran itu dahulu, karena saatnya untuk tidur.

Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.. - Matius 6:33 -

(Papa-mama, mungkin nanti saja. Surrender all to U, DAD.. ^^)



Monday, April 5, 2010

Rainbow


Kelembutan warna pelangi selalu menjadi kelanjutan
setelah kelamnya awan karena hujan..
Begitu pula kelembutan Hati BAPA akan selalu menjadi kelanjutan
setelah kelamnya hidup kita karena masalah..
TRUST HIS LOVE!!



Saturday, April 3, 2010

Regret

Penyesalan hanya akan menambah rasa sakit yang kita alami..
Lepaskanlah masa lalu mu,
dan melangkahlah dengan pasti bersama Yesus
menuju masa depan yang penuh harapan!!


Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari..

- Matius 6 : 34 -



Wednesday, March 31, 2010

The Biggest Enemy

Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri..
Oleh karena itu, katakanlah :
"I must defeat my biggest enemy, that's my self!!"
Dan ingatlah untuk senantiasa mengandalkan Tuhan ^^



Saturday, November 7, 2009

Senangkan Hati-Nya

Janganlah habiskan waktumu
untuk menyenangkan orang2 sekitarmu..
Coz km tidak mungkin dapat menyenangkan setiap mereka..

Tapi fokuskanlah hidupmu,
untuk menyenangkan hati Tuhan..

Happy weekend xtraordinary person..
God Bless



Saturday, October 31, 2009

Jesus is my EVERYTHING ..

Never say "Im alone",

when u have JESUS..


Never say "I can't",

coz everythings are possible for the believers..


Never say "I have nothing",

coz HE's your EVERYTHING!!


Have an EXTRAVAGANT weekend all ^^


Thursday, October 29, 2009

BELIEVE

Ketika kamu tidak mengerti,

Apa maksud Tuhan dibalik semua kejadian dalam hidupmu..

Kamu masih memiliki satu pilihan :

TETAP PERCAYA pada NYA..

Semangat!!



Tuesday, October 27, 2009

When everything just between me n 'me'

Morning all extraordinary people ^^ Dah lama juga tidak mencurahkan yang perlu dicurahkan.. :D Hm, today i'll start my day with bad feeling.. Really bad feeling.. Hm, not just today sih. Tapi dah beberapa minggu ini, sekitar 3 mingguan lah..

Aku dihadapkan pada beberapa pilihan.. Dan buat ku, dari semua pilihan yang ada, tidak ada pilihan yang mengenakkan ku.. Kalaupun ada, pilihan itu, akan menyakiti Dad.. Dan aku ga mau itu.. T,T Serba salah.. Alhasil, aku bingung dan selama 3 minggu ini semua na jadi ngegantung.. Hubungan sama Tuhan, bahkan sama yang lainnya..

Masalah utama ku saat ini ada di hubungan.. Yah, aku lagi dekat dengan seseorang.. Tidak banyak yang tahu mengenai kedekatan ato masalah yang sedang kuhadapi ini (atau malah tidak ada yang tahu?? Ntah lah).. Hm, kedekatan ku dengan orang ini bisa dibilang tidak disengaja.. Keadaan yang mendekatkan kami.. Awalnya, everything going like ussual.. Sebagaimana aku bangun hubungan dengan teman-teman ku, begitu pulalah aku membangun hubungan dengan dia.. Begitu juga dengannya.. There's nothing special between me n him..

Hingga satu waktu.. Just feel different, when he look at me (yah, kembali.. Wanita bermain dengan perasaannya).. Pertanyaan demi pertanyaan muncul.. Am i fallin' love? Is this the feeling what they'd called love?? Or is it the love?? Or many others question.. Namun, satu hal yang ku sadari.. Tidak, aku tidak jatuh cinta padanya.. Tapi, yang terjadi adalah lebih parah dari itu.. Aku hanya kagum padanya, namun kekaguman ku menjadi bumerang bagi diriku.. Aku jadi 'terikat' padanya.. Hal ini kusadari.. Bahkan 'ikatan' ini membuatku kebingungan dan 'merusak' hubungan ku dengan Bapa.. Kembali aku dihadapkan pada pilihan untuk 'melepas' atau 'mempertahankan'? To be honest, not an easy choice for me.. Apa lagi aku sudah dekat dengannya.. Egoku mulai muncul..

Selama 3 minggu terakhir ini, aku sangat menyadari.. Fokusku mulai beralih.. Segala sesuatu menjadi begitu tertutup ketika yang ada dihadapanku hanya dirinya (sedikit bersyukur, aku jarang bertemu dengannya, hanya sekali dalam seminggu).. Hm, bukan hanya saat berhadapan juga, duniaku seperti teralih.. Tapi saat-saat kami berkomunikasi, baik lewat telepon, SMS maupun chatting.. Huuuffffttt, what should i do now??

I've made my decision already.. But, till now thats just only a decision.. Without the practice.. T,T Hingga malam tadi.. Tidur dengan perasaan tidak tenang dan terbangun dengan kaget.. Aku sungguh merasa tidak nyaman dengan semua ini.. Aku merasa terjebak.. Aku kehilangan arah.. Pegangan?? Ya, aku memiliki pegangan tersebut.. Tapi kusadari, aku yang berusaha dengan keras melepas pegangan hidup ku.. Aku yang berusaha dengan keras melepaskan-Nya.. T,T Aku mengabaikan segala peringatan-peringatan Nya.. Aku mengabaikan semua hati nurani ku.. Hingga akhirnya, yang tersisa hanya aku dan keegoisanku.. T,T

Begitu sakit rasanya ketika kusadar bahwa aku telah 'melepas' yang seharusnya tak kulepas.. Sesak rasanya ketika kulihat bahwa aku memilih hal yang tidak menunjang tujuan hidupku.. Forgive me, DAD.. Forgive me.. Aku-pun kembali mengambil keputusan ku.. Learn to be more discipline.. Aku ingin kembali pada-Nya.. Kembali pada Bapa ku.. Lama sudah aku berjalan sendiri, dan aku sudah cukup lelah.. Aku tidak mau hingga tenaga ku terkuras habis baru ku kembali.. Tidak.. Satu hal yang menyadarkanku..
Positive Thinking Should Be Moved By Positive Feeling
-by : Ivbsav
Aku sudah terlalu lama berkutat dengan perasaan-perasaan ku yang tidak jelas ini.. Awalnya kupikir semua berawal dari pikiran.. Hingga quote tersebut muncul.. Bukankah Amsal berkata, dari hati kitalah terpancar kehidupan.. Segala usaha ku sia-sia, karena aku fokus pada pikiranku.. Karena aku berpikir, dengan pikiran yang positif semua akan baik-baik saja.. Namun, tidak kupungkiri bahwa semua yang baik-baik itu serasa begitu jauh dari hadapanku.. Tapi kini aku belajar untuk fokus pada hati yang mengasihi Bapa.. Kembali pada-Nya.. Help me o, Lord.. ^^ Hm, belajar melepas yang memang harus ku lepas.. Meski mengawali hari dengan perasaan yang tidak karuan. Tapi kini aku memilih untuk melanjutkan hari ku bersama dengan kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah.. :D Need Ur Grace in my life.. Need U beside me always.. Help me to face all my day, DAD.. Love U FULL!! *.*


Sunday, October 25, 2009

Focus

Fokus pada Tuhan membuat kita melihat adanya kebutuhan disekitar kita..
Saat fokus itu beralih, yang tersisa hanyalah diri sendiri..

Keep focus on God..
Be blessed


Sunday, October 18, 2009

Poorest Man

The Poorest man is not a man without cent,
But poorest man is a man without dreams (or goals)

- UnKnown -

So, What is your dream?? :)
Be blessed


Sunday, October 11, 2009

Faithful

Thanks God for this few days.. Hm, hari yang cukup melelahkan tubuh dan otak.. Coz harus kerja keras untuk skripsi.. Help me, DAD.. ^^

Seminggu ini, aku diingatkan mengenai kesetiaan.. Dari saat teduh, bahan sharing di LoPe (alias KomSel), dan sharing dari beberapa rekan LoPe.. Aku percaya orang baik itu banyak.. Tapi berapa banyak dari orang baik yang ada itu hidup benar?? Hidup sesuai kebenaran Allah.. Dan berapa banyak orang benar, hidup setia pada Allah?? Mudah bagi ku untuk mengatakan "Aku mengasihi-Mu, Bapa".. Tapi semua ini tentu memerlukan pembuktian.. Bukan pembuktian dari satu tindakan saja.. Namun dari seluruh tindakan dalam keseharian ku.. Ya, mudah berucap namun sulit di lakukan..

Kemarin siang, salah seorang dari 'anak' ku meng-sms-ku.. Mengungkapkan segala perasaannya, karena merasa ditinggal oleh teman-teman dekatnya.. Ditinggalkan hanya karena 'anak' ini mengambil komitmen untuk belajar taat pada Tuhan.. Selama bergaul akrab dengan teman-temannya, 'anak' ini sering keluar sekolah (pada saat jam pelajaran tengah berlangsung) untuk hal-hal yang sebenarnya dapat dilakukan di sekolah.. Dan beberapa hari lalu, teman-temannya mengajaknya untuk keluar sekolah lagi, dan ia menolaknya.. Hingga akhirnya teman-temannya beranggapan bahwa ia telah berkhianat, dan lain sebagainya.. Wew, pasti sedih rasanya bila kita dengar kata-kata tersebut dari teman yang dekat dengan kita.. Yah, begitulah perasaannya..

Namun, satu hal yang membuat ku bangga sekaligus terharu.. 'Anak' ini berkata, "Apakah salah kalau aku mau taat sama Tuhan?? Apakah tidak boleh?? Aku cuma mau taat saja.. Dan kalaupun ketaatan sama Tuhan adalah suatu hal yang salah bagi mereka, aku akan tetap melakukan hal yang salah ini".. Hm, aku tau persis, betapa penting arti teman-temannya bagi dirinya.. Dan, aku percaya bukan hal mudah untuk tetap berkomitmen seperti itu..

Kesetiaannya pada komitmen yang telah dibuatnya sendiri, menggugah ku.. Kembali ku renungkan, apakah aku adalah pribadi yang setia pada Bapa? Jujur saja, aku ragu.. Karena masih banyak hal yang kuutamakan daripada Bapa.. Aku-pun tidak jarang untuk menyakiti hati-Nya..

Banyak pilihan yang dihadapkan padaku dalam kehidupan ini.. Namun aku memilih untuk tetap setia pada Bapa.. Meski akan banyak hal yang menghadang, Hidup adalah belajar bukan?? Ya, aku akan belajar.. Belajar terus..

Temans, kesetiaan dimulai dari hal-hal kecil.. Seperti komitmen yang telah kita buat.. Berani berkomitmen, kita-pun perlu berani untuk menjalankannya.. Kesetiaan dengan hati yang tulus, karena mengasihi Allah.. ^^ Seperti halnya Ayub.. Ayub tetap setia memandang Allah meski dunianya berkata, "Sangkal-lah Allahmu".. Tapi Ayub tetap berpegang teguh pada Allah.. So, Learn to be faithful.. Be blessed


Wednesday, October 7, 2009

Dimana-pun dan Kapan-pun Tersenyum-lah

Finally, after a long busy day.. Bisa sedikit bernafas lega dan ngetik-ngetik lagi :) As usual, many things happen in my life this few weeks.. Praise God that everything still under God' control :)

Hm, tepat seminggu yang lalu.. Saat aku lagi di bus angkutan umum, sepulang dari kampus.. Bersyukur bus tersebut sepi, jadi mendapat tempat duduk.. Cukup lelah juga ketika hari itu, tapi aku belajar untuk tetap tersenyum.. Karena sedang belajar memberi dari hal yang paling simple yaitu senyum ^^ Saat sedang ber-sms-ria dengan 'anak-anak' Lopeku, aku seperti disadarkan.. Aku merasa 'diliatin'.. Orang yang duduk tepat disebelahku begitu memperhatikanku.. Hingga akhirnya kuputuskan untuk menatapnya dan memberi senyum padanya.. Kupikir-pikir, aneh juga tindakan ku.. hehe.. Namun ternyata tidak bagi orang tersebut.. Ia-pun tersenyum kembali pada ku..

Setelah 'ritual' senyum-senyuman itu, aku kembali melanjutkan sms ku yang sempat tertunda.. Sehabis mengirim sms itu, ku simpan HP ku di dalam tas.. Dan wanita yang duduk di sebelah ku ini, bertanya "jam berapa sekarang?" Aku menjawabnya.. Namun sedikit merasa aneh, karena setelah dia bertanya jam berapa, wanita ini mengeluarkan HPnya.. Hohoho *jadi bingung.. Tapi sudahlah.. Setelah pertanyaan jam berapa tersebut, kami terlibat percakapan yang cukup panjang, hingga akhirnya aku yang duluan turun dari bus tersebut..

Ditengah-tengah pembicaraan, aku sedikit terkejut, karena wanita ini bertanya mengenai agama.. Bukan takut, tapi aku sedikit merasa bingung, bagaimana cara menjawabnya (padahal yang perlu kulakukan saat itu hanya cukup menjawabnya) Hehehe.. Ku jawablah, aku seorang yang percaya ada Yesus.. Dari jawaban ini, wanita ini hanya mengangguk dan berkata 'pantas'.. Aku hanya membalas dengan senyuman.. Pembicaraan berlanjut seputar Yesus, Pribadi yang kupercayai.. Hingga aku hampir tiba di tempat tujuan ku, wanita ini berkata "Kamu anak yang ramah, dan saya senang mengenal kamu dan juga orang yang kamu percaya itu.."

Wow, mendengarnya aku sangat senang.. Hohoho.. Saat tiba di tempat tujuan ku, kami-pun berpisah.. Hm, belajar lagi mengenai satu hal.. Untuk memperkenalkan siapa Yesus sebenarnya, bukan hanya melalui ayat-ayat dalam Alkitab.. Tapi juga dapat melalui tindakan-tindakan simple kita, yaitu senyum.. Aku percaya satu hal, setiap orang dapat membedakan yang mana senyuman yang tulus dari dalam hati.. :)

Senyuman tulus kita,
Memberi kesejukan bagi hati yang panas..
Memberi ketenangan dalam hati yang bergejolak..
So, tersenyumlah.. ^^
Be blessed


Saturday, September 12, 2009

Kepentingan Allah

Andalkan Allah dalam setiap langkah hidup mu..
n melekat dengan-Nya senantiasa..

Lakukanlah apa yang menjadi kehendak-Nya,
Maka hidupmu akan menjadi kepentingan Allah..

Happy weekend..
Jbu


Thursday, September 10, 2009

My Part ..

There's not enough power to bear our cross
Unless we denied ourself

There's not enough power to deny ourself
Unless we crucified our desires

There's not enough power to crucify our desires
Unless we humbled ourself

There's not enough power to humble ourself
Unless we led by Holy Spirit

- UnKnown -

Thursday, September 3, 2009

Keep Survive

Janganlah takut untuk menghadapi proses,
yang sedang membentuk kita untuk menjadi lebih baik lagi..

Namun, ketika ketakutan itu menghadang,
Lihatlah kedepan.. Lihatlah pada hasil yang akan diterima,
Saat kita tetap teguh menghadapi proses tersebut..

Maju terus dan
lakukan segala yang terbaik yang bisa kita lakukan..

Happy day.. ^^
Be Blessed



Tuesday, September 1, 2009

Keep Positive

Hari yang diawali dengan pikiran positif,
menjadikan kita lebih mudah untuk menghadapi hari ini..
Karena dengan pemikiran posotif,
sangat memungkinkan setiap kita untuk bersikap dan bertindak positif ^^

Keep think positive..
GANBATE!! ^^
Have a blessed september..


Saturday, August 29, 2009

Forgive Others

Mengampuni setiap orang yang menyakiti kita,
tidak akan menambah luka bagi kita..
Namun, jika kita memutuskan untuk tidak mengampuni,
luka yang kita derita akan semakin membesar..


Happy weekend all ^^
Jesus Bless ya..



Blog ini, blog yang simple.. Tapi pembuatan blog ini mempunyai tujuan.. Tujuan utama saya membuat blog ini adalah saya rindu memberkati banyak orang lewat pengalaman hidup saya, kata-kata bijak yang ada dan lain sebagainya.. Memberkati saudara-saudara seiman yang telah percaya kepada Yesus, dan semakin berdiri teguh dalam imannya.. Juga memberkati setiap mereka yang lainnya :) Saya rindu tulisan-tulisan dalam blog ini dapat menginspirasi orang banyak.. Blog ini dibuat sebagai langkah awal untuk menggapai mimpi saya, yaitu menjadi seorang penulis.. Harapan saya adalah semoga blog ini memberkati anda semua.. Namun terlebih dari semua itu, Saya rindu untuk membuat BAPA tersenyum atas semua yang saya lakukan :) Tuhan Yesus berkati.. SEMANGAT!!
Mengenai blog ini saya telah menjelaskan (sedikit) jelas di sini